Geosite Piaynemo

Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua

No Responses/5



Piaynemo merupakan lokasi paling ikonik dari Raja Ampat bersama dengan Pulau Wayag. Jajaran bebatuan karst yang menyembul dari lautan merupakan atraksi utama dari wilayah yang berada di Distrik Waigeo Barat Kepulauan ini. Berkat Piaynemo ini pula, Raja Ampat dikenal seantero dunia sebagai salah satu lokasi wisata terindah.

Sejak November 2017, kawasan Raja Ampat telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional oleh Kementerian Kemaritiman Indonesia. Menurut UNESCO, ada tiga unsur utama dalam geopark, yaitu geodiversity, biodiversity, dan culturaldiversity. Sementara itu, pengelolaannya harus memegang asas pembangunan ekonomi secara mapan melalui warisan geologi atau geotourism yang berkelanjutan. Artinya, kawasan geologi ini dapat dimaksimalkan potensi ekonominya melalui pariwisata yang memperhatikan kelestarian geopark itu sendiri.

Sebab, tujuan dari penetapan sebuah kawasan menjadi geopark atau taman bumi adalah untuk melindungi keragaman  bumi (geodiversity), konservasi lingkungan, dan sebagai sarana edukasi ilmu kebumian secara luas. Salah satu geosite penting yang ada dalam kawasan ini dan wajib dilindungi adalah Piaynemo. Saat ini, Geosite Piaynemo menjadi salah satu lokasi proyek Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) dalam program Coral Reef Rehabilitation and Management-Coral Triangle Inivitiave (COREMAP-CTI).

Sebagai lokasi pilot project, Piaynemo diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan ekosistem pesisir dan sumber daya berkelanjutan. Di sini, pemerintah berupaya meningkatkan pengelolaan ekosistem terumbu karang dan pesisir secara keseluruhan. Masyarakat sekitar pun dirangsang untuk menumbuhkan ekonomi kreatif tanpa merusak kelestarian ekosistem terumbu karang dan pesisir secara keseluruhan di dalam lokasi Geosite Piaynemo.

Di geosite ini ada jejak Presiden Joko Widodo yang berkunjung pada 2015 dan awal 2016. Ia juga kembali mengunjungi kawasan ini pada 2017. Sebelumnya, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono juga menjejakkan kaki ke kawasan ini untuk meresmikan Sail Raja Ampat pada 2014. Ini menunjukkan kepopuleran Piaynemo sebagai salah satu geosite berharga yang jadi kekayaan Indonesia.

Sebagai sebuah geosite, Piaynemo merupakan situs warisan geologi dengan ciri khas tertentu baik individual maupun multiobjek. Situs ini tidak dapat dipisahkan dari cerita evolusi pembentukan sebuah daerah. Karena itu, geosite tidak dapat diubah-ubah secara serampangan dan keberadaannya lekat dengan kepentingan ilmu pengetahuan untuk meneropong kehidupan hingga milyaran tahun silam.

Dalam sebuah kajian disebutkan bahwa geosite merupakan bentang alam, umumnya bebatuan hasil dari proses pembentukan alam yang memiliki nilai tinggi sebagai warisan bumi. Kawasan ini juga dapat diartikan sebagai situs sejarah alam yang berhubungan dengan pembentukan kawasan, bumi, dan peradaban manusia di dalamnya. Sebuah kawasan dapat ditetapkan sebagai geosite jika mengandung unsur keragaman geologi penting di dalamnya.

Keberadaan geosite sangat penting bagi manusia untuk mengenali peradabannya dan memahami sejarah pembentukan bumi secara utuh. Dengan pemahaman yang utuh, diharapkan manusia dapat menyadari berbagai macam potensi yang ada di kemudian hari berdasarkan informasi di masa lalu. Selain itu, dengan mempelajari masa lalu semestanya, manusia diharapkan dapat semakin peduli dan bersedia menjaga lingkungannya dengan baik.

Lokasi geosite juga dapat dioptimalkan sebagai daerah pariwisata. Tentu saja dengan menjadikan sebagai lokasi wisata, diharapkan semakin banyak orang akan memiliki pengetahuan yang baik tentang bumi yang ia pijaki dan bersedia merawatnya dengan baik. Geosite Piaynemo adalah salah satu contoh penerapan pengelolaan wisata taman bumi yang baik dan berhasil mendatangkan gelombang wisatawan, domestik maupun internasional.

Berkat pariwisata yang makin maju, beragam penelitian pun mulai banyak dilakukan di Piaynemo. Dengan demikian, geosite ini tak hanya berfungsi dengan baik sebagai lokasi wisata, tetapi juga menjadi lokasi yang baik bagi berkembangnya ilmu pengetahuan. Potensi wisata Geosite Piaynemo ini juga dikembangkan di dalam kerangka pengembangan berkelanjutan. Hal sederhana yang nampak dari upaya ini adalah berbagai aturan yang wajib ditaati wisatawan ketika berkunjung ke Piaynemo.

Untuk menikmati geosite ini, wisatawan dapat mendaki bukit Puncak Piaynemo yang memiliki 300 lebih anak tangga. Atau memilih mendaki puncak-puncak bukit lainnya, seperti Bukit Manta dan Bukit Bintang. Tentu saja medan yang dihadapi berbeda-beda dan suguhan alam yang disajikan beragam. Inilah keunikan geosite yang kerap dijuluki ‘The Little Wayag’ ini.

360° Media

Gallery

Explore

3D Tour

4 1 vote
Article Rating
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments